Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Ikhlas

Kau tahu, cinta, apa yang paling membuatku terluka? Saat ragamu disampingku, tapi hatimu tak pernah jadi milikku. Saat bayanganmu terlihat dekat, tapi tak pernah bisa ku dekap. Kau terlalu abu-abu untukku. Aku bahkan terlalu bodoh untuk menerka, terlalu naif untuk sekedar mengungkapkan rindu dan cemburu. Seharusnya dalam cinta, kita lebih banyak memberi dan lebih sedikit meminta. Tapi kau tahu, ikhlas seperti itu yang masih sulit ku terima. Kau mungkin tak percaya ada orang yang mencintaimu begitu deras dan berusaha memikatmu begitu keras. Walaupun, hatinya tak pernah kau balas. Kau kira apa yang lebih menyakitkan dari ini? Apakah melihatmu dengan yang lain itu tidak membuatku terluka? Apakah mendengarkanmu menceritakannya itu tidak membuatku cemburu? Cobalah mengerti, hal-hal seperti itulah yang membunuh paksa perasaanku. Kasih, sebenarnya banyak yang ingin kusampaikan padamu. Apalagi kepergianmu yang semakin dekat itu hanya akan menambah jarak. Sayangnya, aku tidak men...

Pengalaman Berorganisasi

Sebagai anak SMA aku aktif di berbagai bidang organisasi disekolah, seperti Palapa (Pecinta Alam Pangandaran), English Club, dan PMR. Guruku selalu bilang bahwa pengalaman berorganisasi sangatlah dibutuhkan saat di bangku kuliah atau bermasyarakat kelak. Mungkin saat ini aku belum sampai dititik merasakan itu semua, tapi semenjak sekarang pun aku sudah merasakan manfaatnya, seperti mempererat pertemanan, menambah wawasan, dan mengisi waktu luangku dengan hal-hal positif. Aku sadar bahwa aku dalah tipe orang yang pemalu dan bukan tipe pemimpin, tapi itu tidak menjadi hambatan untuk aku bisa berorganisasi. Malahan sejak aktif berorganisasi aku merasakan sendiri pengaruh positifnya. Aku jadi berani bicara di depan orang banyak walau masih sering terbata-bata karena gugup, tapi bagiku itu adalah sebuah kemajuan yang sangat baik. Bagiku pengalaman berorganisasi di masa SMA itu adalah pengalaman yang sangat menyenangkan. Beberapa temanku memang sering mengatakan "buat apa sih cape-cape ...